Sabtu, 19 April 2014
434e18de1de8c8ac10e1fe0ad8ba1327.jpg

Departemen Budidaya Perairan

Senin, 17 Desember 2012 14:10

Sejarah

 


Departemen Budidaya Perairan IPB sudah berkiprah sejak empat dekade yang lalu dan hingga saat ini tetap menjadi trend-setter ipteks bidang perikanan budidaya. Sejarah berdirinya Departemen Budidaya Perairan sejalan dengan sejarah berdirinya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, yang dirintis sejak tahun 1953/1954. Pada tahun 1960/ 1961, Departemen Perikanan Laut dibentuk di Fakultas Kedokteran Hewan, Peternakan dan Perikanan Laut. Pada tahun ajaran 1961/1962 di Fakultas Pertanian UI telah dibuka Departemen Perikanan Darat.

 

Institut Pertanian Bogor (IPB) berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) No. 91/1963, tanggal 1 September 1963. Dengan berdirinya IPB tersebut, maka kedua jurusan perikanan bergabung menjadi Fakultas Perikanan. Pada tahun 1971/1972, Fakultas Perikanan IPB berkembang menjadi empat Jurusan, yaitu 1) Budidaya Perairan, 2) Manajemen Sumberdaya Perairan, 3) Pemanfaatan Sumberdaya Perairan, dan 4) Teknologi Pascapanen. Selanjutnya berdasarkan ketetapan MWA No. 17/MWA-IPB/2003, tanggal 05 Agustus 2003, Jurusan Budidaya Perairan berubah nama menjadi Departemen Budidaya Perairan.

 

Program Studi Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya (PS-TMPB) merupakan program studi sarjana di Departemen Budidaya Perairan (BDP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan memperoleh akreditasi A oleh BAN-PT sejak tahun 2000. Setelah dilakukan penataan departemen di IPB pada tahun 2005,keberadaan PS-TMPB ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor IPB nomor 001/K13/PP/2005, dengan mandat untukmengembangan ilmu, teknologi dan manajemen perikanan budidaya (air tawar, payau dan laut) mencakup ikan, tumbuhan air dan organisme air lainnya (biota akuatik) yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. PS-TMPB didirikan dengan tujuan menghasilkan sarjana perikanan yang memiliki kemampuan untuk menerapkan prinsip-prinsip ilmu, teknologi dan manajemen industri perikanan budidaya tawar, payau dan laut kawasan tropika pada sistem pembenihan dan pembesaran biota akuatik, dan subsistem pendukungnya.

 

Pengelolaan program dan administrasi PS-TMPB termasuk dosen, fasilitas fisik dan keuangan berada di bawah pengelolaan Departemen BDP. Sistem pengelolaan seperti ini, dinilai cukup efektif untuk mencapai tujuan PS-TMPB sesuai dengan visi dan misi yang diemban. Secara garis besar rencana strategis pengembangan PS-TMPB untuk melaksanakan misi dalam rangka mencapai tujuan dirumuskan antara lain dengan: meningkatkan sistem komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholders; mengimplementasikan tata cara pendidikan yang baik di kelas, laboratorium, pembimbingan dan aktivitas lainnya dengan didukung oleh sistem pengendalian mutu; memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan dengan lembaga terkait, pemerintah dan swasta dan mahasiswa terhadap sumber belajar; dan melakukan kajian mendalam untuk memenuhi kebutuhan stakeholders dan menghadapi tantangan pembangunan yang berubah dengan cepat, baik secara nasional maupun global.

 

Penerimaan mahasiswa baru PS-TMPB dilaksanakan melalui lima jalur, yaitu: (1) jalur undangan seleksi mahasiswa IPB (USMI) yang pada tahun 2011 mengikuti ketentuan pemerintah pusat menjadi seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) undangan, (2) jalur SNMPTN ujian/tes tulis, (3) jalur prestasi internasional dan nasional (PIN), (4) jalur beasiswa utusan daerah (BUD), dan (5) jalur ujian talenta mandiri (UTM). Selain lima jalur tersebut, IPB juga melakukan

 

penerimaan mahasiswa asing, mahasiswa pindahan dari perguruan tinggi lain yang memenuhi persyaratan, mahasiswa alih jenis dan mahasiswa afiliasi. Proporsi mahasiswa baru PS-TMPB pada lima tahun terakhir adalah 60,3% dari jalur USMI/SNMPTN undangan, 21,6% dari jalur SNMPTN tes tulis, 11,0% dari jalur BUD, 5,6% dari jalur UTM, dan 1,5% mahasiswa asing.  Rata-rata rasio keketatan calon mahasiswa terhadap daya tampung adalah 1:6,7, dan terus meningkat sejak tiga tahun terakhir hingga mencapai 1:12,1 pada tahun akademik 2011/2012.

 

Prestasi akademik mahasiswa PS-TMPB tercermin seperti dari nilai IPK rata-rata 3,03, dan jumlah kegiatan PKM yang didanai DIKTI dalam tiga tahun terakhir 64 judul. Dari 64 judul PKM tersebut, 7 judul berhasil menjadi finalis PIMNAS dan 3 di antaranya mendapatkan medali perak. Selain kegiatan PKM dan PIMNAS, prestasi mahasiswa lainnya adalah kegiatan bisnis/wirausaha, penulisan karya ilmiah, dan lain-lain baik untuk tingkat lokal, wilayah, nasional, maupun internasional.

 

PS-TMPB memiliki dosen tetap sebanyak 26 orang, terdiri atas 19 orang (73,07%) berpendidikan S3 (doktor), 7 orang (26,93%) berpendidikan S2 (magister) termasuk 4 orang sedang menempuh S3 (3 orang di dalam negeri, dan 1 orang di luar negeri). Tiga di antara dosen BDP telah berstatus guru besar (Profesor), 7 Lektor Kepala, 14 Lektor, serta 2 Asisten Ahli. Pemerataan distribusi dosen pada 5 bagian pengembangan ilmu, yaitu Teknik Produksi dan Manajemen Akuakultur (5 orang: 1 professor, 1 doktor, 3 magister); Reproduksi dan Genetika Organisme Akuatik (6 orang: 1 profesor, 4 doktor, 1 magister);  Nutrisi Ikan (5 orang: 4 doktor, 1 master); Kesehatan Organisme Akuatik (5 orang doktor); Lingkungan Akuakultur (4 orang: 1 profesor, 2 doktor,1 magister). Tenaga penunjang di Departemen BDP berjumlah 18 orang (9 PNS, dan 9 honorer) dengan kualifikasi pendidikan sarjana (3 orang), diploma (4 orang), SLTA (11 orang). Rasio dosen dan mahasiswa sekitar 1:13,6.

Read 1975 times

Jajak Pendapat

Apakah lulusan mahasiswa BDP-FPIK sesuai dengan jenis pekerjaannya?

Pengunjung

000265488
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
70
286
1986
261245
6158
15184
265488

IP : 107.20.131.154
05:48:11
Kami memiliki 7 tamu dan tidak ada anggota online