Ketahanan pangan adalah salah satu tantangan utama dunia saat ini. Perikanan tangkap dan budidaya adalah penghasil utama sumber protein ikan, pendapatan, dan mata pencarian bagi ratusan juta penduduk dunia. Pangsa pasar produk perikanan yang besar dan terus tumbuh, sayangnya diikuti dengan stok tangkapan ikan dunia semakin menurun akibat dari overfishing, polusi, dan aktifitas negatif dari manusia. Berkat adanya aktifitas perikanan budidaya, suplai perkapita ikan penduduk dunia pada tahun 2014 dapat mencapai 20 kg, dan saat ini produk perikanan budidaya menyumbang 50% dari total bobot ikan yang dijual di pasaran dunia. Akuakultur (istilah lain dari perikanan budidaya) adalah kegiatan yang setara dengan agrikultur (pertanian), yaitu produksi spesies akuatik ekonomis melalui kegiatan budidaya baik di daratan maupun di lautan. Dalam prakteknya, akuakultur sendiri adalah gabungan dari banyak disiplin ilmu seperti biologi, kimia, dan teknik.

Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya (TMPB) adalah program studi jenjang sarjana yang dikelola oleh Departemen Budidaya Perairan (BDP) IPB. Kurikulum program berfokus pada budidaya spesies akuatik yang ekonomis di daerah tropika. Program kami ini akan memberi anda pengetahuan teori maupun aspek teknis dan bisnis terkait dengan budidaya perairan.

Visi : Visi tahun 2025 PS-TMPB adalah sebagai institusi pendidikan tinggi bertaraf internasional yang menghasilkan lulusan terbaik di bidang teknologi dan manajemen perikanan budidaya tropika.
Misi
:

Upaya yang dilakukan PS-TMPB untuk mewujudkan visi tersebut di atas adalah dengan membangun misi yang sejalan, yaitu:

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang relevan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas serta mampu mengembangkan dan menerapkan IPTEKS dalam bidang perikanan budidaya tropika sesuai kebutuhan masyarakat sekarang dan masa depan (2013-2025).
  2. Melaksanakan penelitian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga berguna bagi peningkatan efisiensi proses produksi dan pengembangan teknologi perikanan budidaya tropika.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PkM) untuk menumbuhkembangkan kepekaan dan tanggung jawab sosial segenap dosen dan mahasiswa. Kegiatan PkM pada akhirnya diharapkan menghasilkan konsep-konsep pembangunan perikanan budidaya tropika untuk diterima menjadi dasar kebijakan.

PROFIL LULUSAN


  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki sikap jujur serta bertanggungjawab
  2. Memiliki kompetensi di bidang akuakultur, baik sebagai praktisi, peneliti, maupun enterpreneur.
  3. Dapat bekerja secara mandiri dan bersama-sama serta memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan.
  4. Berkarakter analitik, inisiatif, kritis, inovatif, kreatif, dan adaptif dalam memecahkan masalah melalui kemampuan literasi data.
  5. Dapat berkomunikasi, bernegosiasi, dan menyampaikan ide secara efektif serta berorientasi pada pelayanan.
  6. Memiliki kesadaran akan pentingnya keamanan pangan dan keamanan lingkungan dalam menjalankan aktivitas produksi budidaya ikan

SKILL LULUSAN :
Skill Umum

  1. Memiliki keterampilan menghasilkan benih mulai dari perencanaan-sampai pemasaran benih (bisnis plan, mematangkan dan memijahkan induk, menetaskan telur, memelihara larva sampai jadi benih, melakukan pengemasan, mentransportasi dan memasarkan benih, serta mengevaluasi pembenihan ikan)
  2. Memiliki keterampilan membesarkan ikan budidaya mulai dari perencanaan-sampai pemasaran (bisnis plan, mempersiapkan sarana dan prasarana produksi, membuat feeding program, penebaran benih, memelihara benih hingga ukuran pasar, pemanenan, pengemasan, mentransportasi, memasarkan ikan, serta mengevaluasi pembesaran ikan)

Skill Khusus

  1. Terampil dalam mengembangbiakkan, merekayasa reproduksi ikan, dan memperbaiki kualitas genetik induk serta benih
  2. Terampil dalam mengukur dan mengelola media pemeliharaan akuakultur
  3. Terampil dalam mendiagnosis, mencegah dan mengobati penyakit ikan
  4. Terampil dalam memformulasikan dan memproduksi pakan buatan
  5. Terampil dalam memproduksi pakan alami
  6. Terampil dalam menerapkan teknologi dan manajemen produksi akuakultur

 


PROSPEK


Mata Kuliah kami fokus pada strategi pengembangan akuakultur tropika yang berkelanjutan, penguatan ketahanan dan keamanan pangan (ikan), serta kemandirian dalam mensuplai kebutuhan ikan. Dasar penelitian kami bertumpu pada sisi lingkungan akuakultur, reproduksi dan genetika ikan, kesehatan organisme akuatik, nutrisi dan pakan, serta pada sistem produksi.

Anda akan dibekali dengan pengetahuan yang mumpuni untuk memasuki dunia akuakultur yang luas, baik sebagai wirausahawan, atau berkarir pada sektor pembesaran, pembenihan, sarana dan prasarana, industri pakan ikan, riset dan pengembangan, industri pengolahan ikan, atau untuk berkarir pada industri lainnya yang terkait, atau pada instansi pemerintah yang bergerak di kedinasan perikanan, penanganan limbah, AMDAL, manajemen kawasan pesisir, regulasi dan konservasi. Anda juga dapat berkarir pada sektor yang lebih luas, seperti keuangan, marketing, wartawan, dan dunia pendidikan.

 


CAPAIAN PEMBELAJARAN


1. Mampu membudidayakan berbagai komoditas perikanan budidaya (akuakultur) air tawar, payau dan laut (marikultur) dengan menerapkan prinsip CBIB/GAP (Cara Berbudidaya Ikan yang Baik/Good Aquaculture Practices).

  1. Mampu memproduksi induk dan benih melalui kegiatan pengebangan hatchery.
  2. Mampu memproduksi benih melalui kegiatan pendederan.
  3. Mampu merancang dan mengelola panti benih skala kecil.
  4. Mampu memproduksi ikan konsumsi dan ikan hias (ikan, crustacea, rumput laut, molusca, tanaman air).
  5. Mempu memproduksi fitoplankton, zooplankton, dan bentos, baik sebagai pakan alami maupun sebagai bahan baku industri.
  6. Mampu mengelola kegiatan pemanenan dan pemasaran.
  7. Mampu menerapkan prinsip domestikasi dan pemulaiaan dalam rangka menghasilkan komoditas baru perikanan (akuakultur) dan memperbaiki kualitas induk serta benih.

2.    Mengelola lingkungan perikanan budidaya (akuakultur) untuk peningkatan produksi:

  1. Mampu menentukan lokasi serta merancang tata letak dan desain wadah perikanan budidaya (akuakultur).
  2. Mampu menentukan kelayakan sumber air dan mempebaiki kualitas air pasok sehingga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan perikanan budidaya (akuakultur).
  3. Mampu mengukur dan mengelola kualitas air media dan limbah perikanan budidaya (akuakultur) dalam rangka pengelolaan kawasan.
  4. Mampu merancang dan mengoperasikan unit pengelolaan air limbah perikanan budidaya (akuakultur).

3.   Mampu memproduksi pakan untuk komoditas perikanan budidaya (akuakultur) yang ramah lingkungan dan
mempertimbangkan food safety.

  1. Mampu menentukan kebutuhan nutrien berdasarkan komoditas, siklus hidup dan habitat.
  2. Mampu menentukan dan meningkatkan kualitas bahan baku pakan ikan
  3. Mampu memformulasikan pakan bermutu dengan biaya minimal (least cost formulation) dan menghasilkan berbagai bentuk pakan sesuai dengan tingkah laku makan
  4. Mampu merancang dan menjalankan pabrik pakan mini
  5. Mampu mengelola pemberian pakan dengan baik dan benar.

 
4.       Mampu mengelola kesehatan ikan untuk keberhasilan produksi perikanan budidaya (akuakultur) dengan mempertimbangkan food safety

  1. Mampu membedakan ikan sehat dan sakit melalui makroanatomi dan histologi.
  2. Mampu mengisolasi dan mengidentifikasi agen penyakit ikan.
  3. Mampu mendiagnosis penyakit ikan
  4. Mampu melakukan tindakan pencegahan dan pengobatan ikan sakit.
  5. Mampu melakukan tindakan karantina ikan, mencegah penyebaran dan mengendalikan penyakit ikan pada sistem perikanan budidaya (akuakultur).
  6. Mampu mengevaluasi pertumbuhan dan status kesehatan ikan budidaya.
  7. Mampu mendiagnosis dan mengobati ikan sakit, serta mengelola kesehatan ikan budidaya.
  8. Mampu memilih dan menggunakan bahan yang berasal dari bahan obat berupa vaksin, produk herbal/fitofarmaka, imunostimulan, probiotik dan sinbiotik.

 


STRUKTUR KURIKULUM TMPB
Klik lihat Kurikulum Detail



KARIR


1. Entrepreneur di bidang akuakultur
2. Indusri Pakan Ikan, Industri Pembenihan, Industri Pembesaran
3. Praktisi: birokrat, analis, peneliti, konsultan, instruktur, dan penyuluh bidang perikanan budidaya baik instansi pemerintah maupun swasta.
4. Pendidik pada program vokasi, pendidikan umum, dan kejuruan.
5. Analis kelayakan bisnis perikanan budidaya pada perbankan dan jasa keuangan.
6. Penggiat pada lembaga swadaya masyarakat.